Ketika pintamu belum dikabulkan, bukan berarti Allah SWT mengabaikan: memaknai konsep self acceptance dari QS. Al-Baqarah ayat 216
Di kehidupan yang penuh ketidakpastian ini. Ada sebuah zona yang diam-diam selalu ingin kita kuasai. Zona itu bernama ketetapan. Kita selalu ingin tahu lebih banyak bagaimana ujung perjalanan yang kita punya. Kita ingin memastikan bahwa apa yang kita pilih adalah keputusan terbaik. Tanpa sadar kadang muncul rasa ingin mengendalikan arus hidup sebagaimana yang diingin. Namun faktanya. Apa yang kita ketahui saat ini hanyalah potongan kecil dari seluruh kisah yang kita punya. Sebab hanya Sang Sutradara lah yang paling mengerti bagaimana skenario itu berjalan. Sama halnya dengan manusia kebanyakan. Perasaan ingin mengendalikan itu pun aku miliki. Akibatnya aku sering tertatih tersebab ketidakmampuanku menerima kenyataan dengan hati lapang. Dalam situasi begitu. Ada satu ayat yang terasa menguatkan saat keadaan tampak tak berpihak. Ketika aku merasa apa yang kuingin masih belum terkabul. Saat aku meragukan kenyataan yang kuterima. Apakah ini takdir terbaik? Apa ini memang ...